Thursday, April 17, 2014

karya ilmiah



 KARYA ILMIAH
EFEK ROKOK BAGI KESEHATAN DI KALANGAN PELAJAR SMKN 1 SAGARANTEN
(Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata pelajaran bahasa indonesia)


OLEH :
FITROH MUSAROPAH
HERA HERNAWATI
IKBAL
NURLELA
 ROHANI



SMK NEGRI 1 SAGARANTEN
Jl.raya ci gadog km 2 sagaranten sukabumi 43181
Telp.(0266)341894 website:www.smkn1sagaranten.shc.id
Email:smkn1sagaranten@gmail.com


LEMBAR PENGESAHAN

Karya tulis ilmiah yang berjudul
“EFEK ROKOK BAGI KESEHATAN DI KALANGAN
PELAJAR SMKN 1 SAGARANTEN”



Disusun oleh :
Kelompok kelinci
Kelas X1 Tkj 1







Mengetahui:

Guru mata pelajaran :                                                                          penulis :



Sketsa Dwi Putri, S.Pd.                                                                kelompok kelinci
Nip :







KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, berkah dan anugrah-nya sehingga karya tulis ilmiah yang berjudul efek rokok bagi kesehatan di kalangan pelajar smkn 1 sagaranten, dapat di selesaikan tepat pada waktunya.
Tugas ini adalah untuk memenuhi salah satu mata pelajaran bahasa indonesia. Penulis berharap hasil tulisan ini dapat memberikan manfaat khususnya bagi penulis umumnya bagi pembaca karya tulis ilmiah ini.
Penulis menyadari bahwa karya tulis ilmiah ini tidak akan tersusun dengan baik tanpa adanya bantuan dari pihak-pihak terkait. Oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penulisan karya ilmiah ini.  









                                                                                   






                                                                        Sagaranten, 06 April 2014






                                                                                                Penulis




DAFTAR ISI
Halaman judul............................................................................................ ......
Lembar pengesahan.................................................................................... ...... i
Kata pengantar.......................................................................................... ...... ii      
Daptar isi................................................................................................... ...... iii     
BAB I Pendahuluan.................................................................................. ...... 1      
     A.Latar Belakang Masalah................................................................... ...... 1
     B.Perumusan Masalah.......................................................................... ...... 1
     C.Tujuan Penulis................................................................................... ...... 1
BAB II Landasan Teori............................................................................. ...... 2
A. Pengertian Rokok............................................................................. ...... 2
B.  Dampak dari merokok......................................................................        2
C.  Faktor penyebab merokok................................................................        4
D. Upaya mengatasi kebiasaan merokok.............................................. ...... 4
BAB III Pembahasan................................................................................ ...... 5
     A.Rokok dan reaksi kimia(pembakaran).............................................. ...... 5
     B.Rokok dan proses penguapan air dan nikotin................................... ...... 5
     C.Tar dan asap rokok............................................................................ ...... 6
     D.Gas CO(karbon monoksida)............................................................. ...... 6
BAB IV Penutup....................................................................................... .......7
     A.Kesimpulan....................................................................................... .......7
     B.Saran........................................................................................................7
     DAFTAR PUSTAKA..................................................................................8
             


                                    






BAB I
PENDAHULUAN
A.LATAR BELAKANG
     Sangat ironis memang diusia remaja sudah mengonsumsi yang nama nya rokok, Padahal sebenarnya seorang pelajar belum boleh merokok di kalangan sekolah, masyarakat atau kalangan yang lainnya. Karena hal ini dapat berdampak buruk pada kesehatannya seperti menderita batuk hingga kanker paru-paru. Populasi merokok pada usia dini sangatlah tinggi. Hal ini di sebabkan karena kurangnya penyuluhan tentang bahaya rokok di kalangan sekolah atau masyarakat, atau mungkin juga kurangnya kesadaran pada diri mereka sehingga mereka tidak memperhatikan bahayanya dan juga nanti kedepanya.
     Kami menyadari bahwa informasi tentang bahaya rokok bagi kesehatan sangat penting untuk di ketahui oleh masyarakat luas, khususnya para pelajar di SMKN 1 Sagaranten. Hal ini yang mendorong kami untuk menyusun Karya Tulis Ilmiah ini tentang Bahaya Merokok. kami berharap, dengan mengetahui informasi ini para pelajar dapat mengurungkan niatnya untuk mengonsumsi rokok, atau bahkan berhenti merokok.

B. RUMUSAN MASALAH
1.      Apa dampak merokok bagi kesehatan remaja ?
2.      Apa faktor penyebab perilaku merokok di kalangan remaja ?
3.      Apa ciri-ciri fisik yang menunjukkan seorang remaja merokok ?

C. TUJUAN PENELITIAN
1.      Untuk mengetahui dampak merokok bagi kesehatan remaja.
2.      Untuk mengetahui faktor penyebab seorang remaja merokok.
3.      Untuk mengetahui ciri-ciri fisik remaja yang merokok.




BAB II
 LANDASAN TEORI
A. Pengertian Rokok
 Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lain. Ada dua jenis rokok, rokok yang berfilter dan tidak berfilter. Filter pada rokok terbuat dari bahan busa serabut sintetis yang berfungsi menyaring nikotin.
Manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah suku bangsa Indian di Amerika, untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. Pada abad 16, Ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika, sebagian dari para penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul di kalangan bangsawan Eropa. Tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual, di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata.
Abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Islam. Rokok adalah benda beracun yang memberi efek santai dan sugesti merasa lebih jantan.

B. Dampak dari merokok
       Sebagaimana kita ketahui di dalam asap sebatang rokok yang dihisap oleh perokok, tidak kurang dari 4000 zat kimia beracun. Zat kimia yang dikeluarkan ini terdiri dari komponen gas (85 persen) dan partikel. Nikotin, gas karbonmonoksida, nitrogen oksida, hidrogen sianida, amoniak, akrolein, asetilen, benzaldehid, urethan, benzen, methanol, kumarin, adalah sebagian dari beribu – ribu zat di dalam rokok.

       Jumlah kematian dan klaim perokok Menurut penelitian Organisasi Kesehatan dunia (WHO), setiap satu jam, tembakau rokok membunuh 560 orang diseluruh dunia. Kematian tersebut tidak terlepas dari 3800 zat kimia, yang sebagian besar merupakan racun dan karsinogen (zat pemicu kanker), selain itu juga asap dari rokok memiliki benzopyrene yaitu partikel-partikel karbon yang halus yang dihasilkan akibat pembakaran tidak sempurna arang, minyak, kayu atau bahan bakar lainnya yang merupakan penyebab langsung mutasi gen.
       Sebenarnya yang paling berbahaya diantara perokok pasif dan perokok aktif, perokok pasif lah yang berbahaya sebab perokok pasif menghisap asap rokok yang paling banyak. Akibat negatif dari rokok, sesungguhnya sudah mulai terasa pada waktu orang baru mulai menghisap rokok. Dalam asap rokok yang membara karena diisap, tembakau terbakar kurang sempurna sehingga menghasilkan CO (karbon mono oksida), yang disamping asapnya sendiri, tar dan nikotine (yang terjadi juga dari pembakaran tembakau tersebut) dihirup masuk ke dalam jalan napas. CO, Tar, dan Nikotin tersebut berpengaruh terhadap syaraf yang menyebabkan : Gelisah, tangan gemetar (tremor) Cita rasa / selera makan berkurang. Ibu-ibu hamil yang suka merokok dapat kemungkinan keguguran kandungannya.




C. Faktor Penyebab Merokok
       Merokok di kalangan pelajar khususnya pelajar di SMKN 1 Sagaranten sepertinya sudah menjadi sebuah hal biasa. Karena terdapat beberapa faktor yang menyebabkan siswa terpelajar  membiasakan kebiasan buruk  ini, faktor-faktor ini diantaranya adalah:
1.      Depresi
2.      Iseng,ingin coba-coba
3.      Tidak ingin diejek teman
4.      Merasa ingin maco
5.      Pengaruh lingkungan
6.      Kurangnya didikan atau pengawasan dari orang tua

D. Upaya Mengatasi Kebiasaan Merokok
       Kebiasaan merokok dapat diatasi dengan memberikan pengarahan dan pengetahuan kepada para pecandu rokok tentang dampak buruk merokok bagi kesehatan yang dirasakan sekarang atau yang akan datang. Sebenarnya dibutuhkan sebuah kesadaran dari masing-masing orang yang merokok bahwa merokok adalah sebuah hal yang sangat merugikan bagi diri sendiri dan orang lain.












BAB III
PEMBAHASAN
A.  Rokok dan Reaksi Kimia (Pembakaran)
       Proses pembakaran rokok tidaklah berbeda dengan proses pembakaran bahan-bahan padat lainnya. Rokok yang terbuat dari daun tembakau kering, kertas dan zat perasa, dapat dibentuk dari unsur Carbon (C), Hidrogen (H), Oksigen (O), Nitrogen (N) dan Sulfur (S) serta unsur-unsur lain yang berjumlah kecil. Rokok secara keseluruhan dapat diformulasikan secara kimia yaitu sebagai (CvHwOtNySzSi).
       Dua reaksi yang mungkin terjadi dalam proses merokok antara lain:
Pertama adalah reaksi rokok dengan oksigen membentuk senyawa-senyawa seperti CO2, H2O, NOx, SOx, dan CO. Reaksi ini disebut reaksi pembakaran yang terjadi pada temperatur tinggi yaitu diatas 800oC. Reaksi ini terjadi pada bagian ujung atau permukaan rokok yang kontak dengan udara.
CvHwOtNySzSi + O2 -> CO2+ NOx+ H2O + SOx + SiO2 (abu) ((pada suhu 800oC)).

B. Rokok dan proses penguapan uap air dan nikotin
       Selain reaksi kimia, juga terjadi proses penguapan uap air dan nikotin yang berlangsung pada temperatur antara 100-400oC. Nikotin yang menguap pada daerah temperatur di atas tidak dapat kesempatan untuk melalui temperatur tinggi dan tidak melalui proses pembakaran. Terkondensasinya uap nikotin dalam gas tergantung pada temperatur, konsentrasi uap nikotin dalam gas dan geometri saluran yang dilewati gas.
      Pada temperatur dibawah 100oC nikotin sudah mengkondensasi, jadi sebenarnya sebelum gas memasuki mulut, kondensasi nikotin telah terjadi. Berdasarkan keseimbangan, tidak semua nikotin dalam gas terkondensasi sebelum memasuki mulut sehingga nantinya gas yang masuk dalam paru-paru masih mengandung nikotin. Sesampai di paru-paru, nikotin akan mengalami keseimbangan baru, dan akan terjadi kondensasi lagi.

Jadi, ditinjau secara proses pembakaran, proses merokok tidak ada bedanya dengan proses pembakaran kayu di dapur, proses pembakaran minyak tanah di kompor, proses pembakakaran batubara di industri semen, proses pembakaran gas alam di industri pemanas baja dan segala proses pembakaran yang melibatkan bahan bakar dan oksigen. Sangat ironis memang bahwa manusia sangat memperhatikan keseimbangan alam akibat proses pembakaran bahan bakar oleh industri yang mengeluarkan polusi, tetapi dilain pihak orang-orang dengan sengaja mengalirkan gas produksi pembakaran rokok ke paru- paru mereka.

C.Tar dan Asap rokok
       Zat berbahaya ini berupa kotoran pekat yang dapat menyumbat dan mengiritasi paru – paru dan sistem pernafasan, sehingga menyebabkan penyakit bronchitis kronis, emphysema dan dalam beberapa kasus menyebabkan kanker paru – paru ( penyakit maut yang hampir tak dikenal oleh mereka yang bukan perokok ). Tar dan asap rokok merangsang jalan napas, dan tar tersebut tertimbun disaluran itu yang menyebabkan :
Batuk-batuk atau sesak napas
Tar yang menempel di jalan napas dapat menyebabkan kanker jalan napas,
lidah atau bibir.
D. Gas CO (Karbon Mono Oksida)        Gas CO juga berpengaruh negatif terhadap jalan napas dari pembuluh darah. Karbon mono oksida lebih mudah terikat pada hemoglobin daripada oksigen. Oleh sebab itu, darah orang yang kemasukan CO banyak, akan berkurang daya angkutnya bagi oksigen dan orang dapat meninggal dunia karena keracunan karbon mono oksida. Pada seorang perokok tidak akan sampai terjadi keracunan CO, namun pengaruh CO yang dihirup oleh perokok dengan sedikit demi sedikit, dengan lambat namun pasti akan berpengaruh negatif pada jalan napas dan pada pembuluh darah.



BAB IV
PENUTUP

A.Kesimpulan
         Melihat kenyataan yang ada pada uraian sebelumnya, dapat dikatakan rokok itu lebih banyak dampak negatifnya dari pada dampak positifnya. Apabila hal ini dibiarkan terus berlangsung, maka akan mengakibatkan permasalahan yang serius pada kesehatan tubuh manusia. Dan seharusnya masyarakat sadar akan bahaya merokok bagi kesehatan tubuh mereka. Namun hal itu masih sulit dilakukan di Indonesia.

B.Saran
            Karena merokok itu sangat berbahaya bagi kesehatan, hendaknya para perokok  meninggalkan kebiasaan merokok nya, supaya kesehatan tetap terjaga dan nanti nya menjadikan tubuh yang sehat, bugar dan terhindar dari penyakit yang dapat mengancam nyawa.
















DAFTAR PUSTAKA
http://pratiwirandukan.blogspot.com/2013/02/karya-tulis-ilmiah-bahaya-merokok.html




 




sharing dari pc ke printer



Cara mensharingkan dari pc ke printer
1.buat folder kemudian di folder tersebut isi dengan file yang akan di sharingkan misalkan, foto.
2.klik kanan pada folder tersebut
3.pilih properties
4.klik sharing
5.klik share
6.pilih everyone kemudian add
7.klik share
8.kemudian done
9.pada pc berikan ip misalkan 192.168.2.18
10.kemudian windows (R),tuliskan ip yang sudah disharingkan dari printer misalkan,\\192.168.2.17, klik ok
11.lalu kembali lagi ke komputer, kemudian klik network, disitu akan muncul printer yang sudah disharingkan tadi.
12.klik printer tersebut
13.kembali lagi ke folder yang tadi, buka folder tersebut, pada foto tersebut klik kanan, kemudian print,.
14.akan muncul tampilan printer, setelah itu pilih yang kiri. Selesai.

                               Catatan:Ingat, internetnya harus diconnectkan dulu






  

Cara mensharingkan dari printer ke pc
1.sambungkan printer dengan pc, jangan lupa nyalakan printer nya. Sebelum di sharingkan klik open network and sharing center pada bagian kanan taskbar, kemudian change advanced sharing settings, turn off kan kecuali yang bagian kedua, harus di turn on file and printer sharing.
2.masuk ke control panel, pilih hardware and sound.
3.pilih devices and printers
4.akan muncul gambar printer yang sudah disambungkan ke pc, misalkan nama printernya canon inkjet ip1900 series.
5.klik kanan pada printer tersebut
6.pilih printer properties
7.sharing
8.centang pada share this printer
9.klik ok
Catatan:jangan lupa sebelum disharingkan beri   ip pada pc tersebut, misalnya 192.168.1.18.